Dalam Islam, wakaf merupakan amalan sunah yang nilainya sangat besar pahalanya ketika kaum Muslimin menjalankannya. Namun pertanyaannya, bisakah wakaf dari warisan? Seperti apa hukumnya dalam Islam?
Mengingat wakaf merupakan amal jariyah yang pengambilannya dari harta terbaik demi membuahkan pahala besar, kita tentu perlu tahu tentang hukumnya. Mari simak dengan baik seperti apa hukumnya dalam Islam pada artikel ini.
Hukum Wakaf dari Warisan
Wakaf warisan bisa muncul dalam bentuk wasiat, yaitu ketika seseorang mengaitkan wakaf dengan kematian. Misalnya, dengan ucapan ‘Jika aku meninggal dunia, aku jadikan tanahku wakaf masjid’.
Maka, wakaf warisan tersebut berlaku sesuai dengan hukum wasiat. Hukum tersebut berdasarkan hadits Sa’ad bin Abi Waqqash berikut:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjengukku ketika haji Wada’, karena sakit keras. Aku pun berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya sakitku sangat keras sebagaimana yang engkau lihat. Sedangkan aku mempunyai harta yang cukup banyak dan yang mewarisi hanyalah seorang anak perempuan. Bolehkah saya sedekahkan 2/3 dari harta itu?” Beliau menjawab, “Tidak.” Saya bertanya lagi, “Bagaimana kalau separuhnya?” Beliau menjawab, “Tidak.” Saya bertanya lagi, “Bagaimana kalau sepertiganya?” Beliau menjawab, “Sepertiga itu banyak (atau cukup besar). Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu kaya, itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin sehingga mereka terpaksa meminta-minta kepada sesama manusia. Sesungguhnya apa yang kamu nafkahkan dengan maksud untuk mencari ridha Alah pasti kamu diberi pahala, termasuk apa yang dimakan oleh istrimu.” (HR. Bukhari, no. 4409; Muslim, no. 1628).
Sesuai dengan hadits tersebut, seseorang tidak boleh wakaf harta warisan lebih dari 1/3 hartanya.
Wakaf warisan juga ada dalam Undang-Undang RI No. 41 Tahun 2004 tentang wakaf yang menyebutkan, harta benda wakaf yang diwakafkan dengan wasiat maksimal 1/3 jumlah warisan setelah pengurangan utang pewasiat.
Pelaksanaan wakaf dengan wasiat akan menjadi tanggung jawab penerima wasiat sebagai kuasa wakif. Pelaksanaan amalan wakaf sesuai wasiat harus sesegera mungkin dan jika mangkir pengadilan yang akan memerintahkan pelaksanaannya.
Jangan sampai kita mangkir atas wakaf warisan. Segera laksanakan wakaf sekarang melalui BSI Maslahat yang telah menyediakan berbagai program, dari wakaf pendidikan, pembangunan masjid, bahkan wakaf uang.


