Mesir Gelar Pertemuan Bahas Perdamaian Gaza, Indonesia Hadir

Menyusul PBB yang mengesahkan Deklarasi New York, Mesir gelar pertemuan bahas perdamaian Gaza. Pertemuan yang juga merupakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ini akan berlangsung di Sharm El-Sheikh. 


Tidak melewatkan pertemuan penting ini, Presiden Prabowo Subianto juga akan menghadirinya. Akankah pertemuan ini membawa hasil perdamaian bagi rakyat Gaza? 


Mesir Gelar Pertemuan Bahas Perdamaian Gaza, Jadi Sorotan Global 

Selama ini hubungan Mesir dan penjajah itu memiliki hubungan diplomatis, begitu juga dengan Mesir dan Palestina. 

Tidak heran, jika selama ini Mesir-lah yang selalu menjadi penengah konflik kedua kubu. 


Jika sebelum-sebelumnya Mesir hanya melakukan diplomasi untuk kedua negara, kini Mesir mengambil langkah lebih. Mesir menggelar KTT yang akan berlangsung pada 14 Oktober 2025. 

Pertemuan ini merupakan respon negara Mesir atas konflik penjajah-Palestina yang semakin memanas di tahun ini. 


KTT ini melibatkan 20 negara dan Indonesia ikut berpartisipasi yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto langsung. 

Presiden Donald Trump dan Presiden Abdel Fattah El Sisi akan memimpin pertemuan dan membahas usulan mengakhiri perang penjajah di Jalur Gaza. 


Namun, masih belum jelas apakah Perdana Menteri penjajah akan hadir. 

Begitu juga perwakilan kelompok Palestina Hamas akan mengikuti pertemuan penting di Mesir ini atau tidak masih belum ada kejelasan. 


Ketegangan di Gaza jadi Alasan Mesir Menggelar KTT 

Inisiatif Mesir yang menggelar KTT untuk membahas perdamaian Gaza berawal dari pilihan ribu rakyat Palestina yang mengungsi ke utara, tepatnya sepanjang pantai Gaza. 


Pengungsian ini berlangsung akibat tentara penjajah yang tidak henti-hentinya mengusir warga Palestina dari rumahnya. 

Banyak rakyat Palestina yang menjadi korban meninggal, rumah hancur, hingga dilanda kelaparan. 


Konflik yang berkepanjangan ini pun menimbulkan krisis kemanusiaan yang semakin parah di Jalur Gaza. Tidak heran untuk menyelesaikannya, perlu bantuan dari banyak negara. 

Sambil menunggu hasil KTT di Mesir nanti, rakyat Palestina masih terus mengalami penindasan dan berkesusahan. 


Sudah sewajarnya jika kita melakukan donasi Palestina sekarang yang bisa dilakukan melalui BSI Maslahat. 

Dengan BSI Maslahat, kita bangsa Indonesia bisa ikut membantu rakyat Palestina dengan tepat dan amanah. Yuk, mulai donasinya sekarang!



Bagikan:
Beranda
Bantuan
Infak Cepat
Cari
Akun