5 Fakta Kerugian Akibat Genosida di Gaza

Telah genap dua tahun penjajah melangsungkan agresi besar-besaran ke Gaza, Palestina. Melihat betapa besarnya kerugian akibat genosida di Gaza, kini dunia tidak bisa lagi menutup mata. 


Protes raksasa pecah di berbagai negara Eropa dan Timur Tengah. Massa menuntut dihentikannya perang yang telah menimbulkan lebih dari 67.000 korban jiwa dan menghancurkan 90 persen wilayah Gaza.

Agresi brutal penjajah juga mengakibatkan krisis yang mengancam warga yang tinggal di pengungsian. 

Kerugian Akibat Genosida di Gaza

Agresi militer penjajah telah mengakibatkan kerugian luar biasa, termasuk kehancuran besar-besaran dan korban massal. Berikut fakta-fakta mengenai kerugian yang terjadi:


1. Kehancuran Infrastruktur

Eskalasi konflik Gaza-penjajah menjadi serangan brutal sejak Oktober 2023 lalu telah mengakibatkan kehancuran berat pada infrastruktur sipil.

Kantor Media Pemerintah di Gaza melaporkan bahwa wilayah kantong Palestina menderita kehancuran hingga 90 persen. 

Akibatnya, infrastruktur Gaza menderita kelumpuhan dengan total kerugian mencapai USD 70 miliar.


2. Korban Jiwa Massal

Gaza diserang penjajah dengan membabi buta, melalui serangan darat dan pengeboman. Jumlah total korban jiwa telah mencapai lebih dari 76.000 orang, termasuk 67.139 orang syahid dan 9.500 orang hilang.


3. Kelumpuhan Sektor Kesehatan

Puluhan rumah sakit di Gaza sudah tidak dapat beroperasi, mengancam runtuhnya sistem layanan medis. Alhasil, para petugas medis terpaksa bekerja dalam kondisi yang memprihatinkan. 


4. Runtuhnya Sistem Pendidikan

Sektor pendidikan Gaza juga mengalami kehancuran berat. Menurut data dari Kementerian Pendidikan Palestina, lebih dari 179 sekolah negeri mengalami kehancuran total. Pemerintah bahkan sudah menghapus sejumlah sekolah.


5. Krisis Kemanusiaan

Salah satu dampak paling memprihatinkan yaitu krisis kemanusiaan yang melanda korban perang. 

Pihak penjajah telah berulang kali memblokade jalur dan menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan. 

Akibatnya, saat ini lebih dari 500.000 warga Gaza mengalami kelaparan berat dan malnutrisi akut. 


Menurut estimasi dari data korban, setidaknya sebanyak 459 orang telah meninggal akibat kelaparan dan gizi buruk.

Itulah beberapa fakta tentang kerugian akibat genosida penjajah di Gaza. Agresi militer penjajah juga telah menyebabkan kerusakan berat pada ekosistem lingkungan dan pertanian. Akibatnya, diperkirakan akan perlu waktu lama untuk pulih.


Kerusakan dan krisis sumber daya dapat menyebabkan kelumpuhan produksi pangan lokal dalam waktu lama. 

Hal ini berarti pengungsi Gaza masih harus bergantung pada bantuan pangan. Yuk, ikut ringankan kesulitan mereka dengan donasi bantuan.

 

Bagikan:
Beranda
Bantuan
Infak Cepat
Cari
Akun